Postingan

KIJING SEPUH KI AGENG MANDUROREJO DAN KYAI AGENG SABARDRONO

Gambar
  Kijing Sepuh Ki Ageng Mandurorejo Dan Kyai Ageng Sabardrono Dalam rangka melaksanakan kegiatan masa libur kerja, saya bersama teman blusukers makam sepuh sudah menjdi kebiasaan untuk melakukan penelitian yang menurutku penting, dan mungkin tidak penting untuk orang lain. Seperti pada awal kata pendahulu ini, diri saya bukanlah jebolan sekolah akademis yang memuat tentang perjalanan jenjang pendidikan perguruan tinggi negeri mau pun swasta. Yang berbasis tentang kesejarahan atau pun kebudayaan. Hanya senang melakukan sebuah perjalanan yang menurutku bermanfaat untuk saya pribadi, syukur bermanfaat untuk orang lain. Untuk melaksanakan survei lokasi yang di kunjungi , pilihan tempat yang mengandung unsur jejak sejarah, entah itu masa clasik, colonial, punden atau petilasan yang di keramatkan.  Perjalanan kali ini akan mengupas tentang makam salah seorang tokoh dalam cerita rakyat, beliau adalah salah seorang yang pertama kali membuka Desa setempat, tokoh tersebut lebih dikenal ...

MAKAM TUMENGGUNG NITINEGORO

Gambar
MAKAM TUMENGGUNG NITI NEGORO Dalam rangka melaksanakan survei lokasi yang saya kunjungi , biasanya saya memilih tempat yang mengandung unsur jejak sejarah, entah itu masa clasik, masa colonial, punden atau petilasan yang di keramatkan dan makam makam yang di anggap sepuh atau tua. Perjalanan saya kali ini akan membahas tentang makam salah seorang tokoh, yang konon katanya atau legenda rakyatnya, beliau adalah salah seorang yang pertama kali membuka Desa, tokoh tersebut terkenal dengan sebutan Tumenggung Nitinegoro. Yang makamnya berada di Dusun Kauman Desa Gogodalem Kecamatan Bancak Kabupaten Semarang Pintu Makam Tumenggung Nitinegoro Berawal dari kisah Perang Diponegoro, Yang di sebut dengan perang Jawa atau De Java Oorlog pada tahun 1825 sampai 1830. Dengan tokoh " Raden Tumenggung Prawirodigdoyo " Mengutip salah satu sumber dari rogobrantibandung.blogspot.com Raden Tumenggung Prawirodikdoyo terlahir kurang lebih pada tahun 1780 sebagai anak kedua dari Raden Ngabehi Surota...

MAKAM SUNAN KATONG KALIWUNGU

Gambar
  " NISAN SEPUH DI KOMPLEK MAKAM SUNAN KATONG " D alam rangka melaksanakan kegiatan masa libur kerja, saya bersama teman sudah menjadi kebiasaan untuk melakukan penelitian yg menurutku penting, dan mungkin tidak penting untuk orang lain. Seperti pada awal kata pndahuluan ini. Saya menyatakan bahwa, diri saya bukanlah jebolan dari Akademis yang memuat tentang perjalanan Jenjang Pendidikan sekolah Perguruan Tinggi, Entah Perguruan Tinggi Negeri ataupun Swasta. yang jelas saya senang melakukan sebuah perjalanan yg menurutku bermanfaat untuk saya Pribadi, Syukur syukur bermanfaat bagi Orang lain.  Dalam rangka melaksanakan suatu survei lokasi yang saya kunjungi. biasanya saya memilih tempat yang mengandung Unsur Jejak jejak sejarah. Entah itu masa klasic, Masa Colonial, Petilasan bahkan sampai ke kuburan kuburan yang saya anggap sepuh atau tua. Karena menurut saya pribadi. Dengan adanya penelitian kecil yang saya lakukan, saya pun berharap akan menemukan sececah penerangan dari s...
Gambar
 "   MAKAM KASEPUHAN ITU, SEHARUSNYA ADA DUA PUSARA,YANG SATU POSISINYA DI MANA " Pagi menjelang di iringi d esiran angin Balutan kabut tipis terasa dingin Pancaran elok sang surya, menampakan sinarnya Mentari menyapa dan menyelimuti tubuh ini Hiruk pikuknya dunia mewarnai semesta Manusia beranjak memenuhi kewajibannya Lalu berjalan mengikuti alur cerita Melihat dan Menatap kedepan untuk meraih impian Pada kesempatan kali ini, saya akan mengupas sedikit tentang makam sepuh yang berada di karanggede boyolali. Makam tersebut di duga salah satu makam seorang putera senopati perang pangeran diponegoro. Berawal dari sebuah kabar : Malam itu di kejutkan nada dering dari telpon genggam yang tergeletak di atas meja, dengan nomor tanpa nama. Lewat telpon mengabarkan tentang makam yang pernah menjadi cerita, yang di gambarkan dalam kondisi yang kurang terawat. Penelpon mengutarakan sebuah niat dan ajakan untuk mengangkat dan membenahi makam tua yang berada di desanya. Secara kebetu...