Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2020

SITUS LANGGAR BUBRAH KUDUS

Gambar
" Langgar Bubrah " Dalam rangka melaksanakan kegiatan blusukan di hari libur kerja. Waktu tersebut saya manfaatkan untuk jalan jalan mengunjungi situs situs bersejarah. Dolan bareng bersama teman yg notabenya sama sama pecinta Situs Cagar Budaya Nusantara. Kali ini saya mengunjung Situs Cagar budaya yang berada di Kabupten Kudus. Bangunan bersejarah berupa peninggalan masa Klasic yg terkenal dengan sebutan " Langgar Bubrah "  Yang pertama saya lakukan saat di lokasi kunjungan tersebut adalah, melakukan sedikit penelitian dengan cara saya pribadi. Langkah awal yang saya lakukan adalah, melihat detailnya bangunan trsebut, mengambil gambar setiap sudut bangunan dan mengambil gambar setiap ornamen pahatan pada bagian kaki bangunan sampai ke dining Bangunan. setelah demikian, saya melakukan sedikit Analisa tentang bangunan tersebut. Kemudian saya rangkum, saya tulis dengan cara membandingkan antara sumber primer dan sumber sekunder, mengumpulkan suber sumber pene

KEKUNOAN DI MAKAM SYECH BELA BELU

Gambar
" Makam Syaikhona Bela Belu Damiaking Parangtritis Selatan Jogja " Tidak  Di Sangka Bahwa di selatan Wilayah DIY, Tepatnya pesisisir pantai Parangtritis, Ternyata terdapat Dua komplek pemakaman  Ulama Besar yang pernah berjasa dalam Syiar Keyakinan Muslim di daerah selatan jogja, atau Waliulloh Yang terkenal diberbagai tempat, Khususnya Jawa Tengah Makam tersebut antara lain : 1. Syaikhona ( Syech ) Bela Belu dan Syaikhona ( Syech ) Damiyaking 2. Syaikhona ( Syech ) Maulana Maghribi. Di sini saya akan memaparkan sebuah Cerita ( Bukan Sejarah ). Dalam kisahnya, Syaikhona atau Syech Bela Belu adalah seorang keturunan dari Prabu Brawijaya V, Yaitu Seorang Raja di kerajaan Majapahit. Semasa Beliau Masih Remaja. Beliau memiliki suatu keyakinan yang di anutnya yaitu Hindu. " Makam Syaikhona Bela Belu dan Damiaking " bernama kecil Jaka Bandem, salah satu putera Prabu Brawijaya terakhir dari Majapahit. Pada akhir mas

WARISAN LELUHUR DI MAKAM SYECH MAULANA MAGHRIBI

Gambar
Makam Syaikhona Maulana Maghribi atau Syaikhona Maulana Malik Ibrahim, adalah tempat peristirahatan terakhir dari anggota Wali Songo, periode awal yang mendapat julukan Sunan Gersik Ia juga dikenal dengan nama Syekh Maulana Muhammad al-Maghribi karena nenek moyang wali ini berasal dari Maghrib atau Maroko, Afrika bagian Utara. Syekh Maulana Ibrahim menyebarkan agama Islam di pulau Jawa bagian timur hingga ke bagian barat. Ia kemudian menghembuskan nafas terakhirnya pada tahun 1419 M, namun ada juga yang berpendapat ia meninggal pada tahun 1465 M. Makam anggota senior Wali Songo ini berada di Kota Cirebon, Jawa Barat, tepatnya di kompleks Kasultanan Kanoman. Namun ada juga yang berpendapat makam Syekh Maulana Ibrahim ini terletak di Jatinom, klaten, Makamnya juga disebutkan terdapat di Parangtritis, Bantul, dan Batang, Jawa Tengah, juga di gresik, Jawa Timur. Hingga saat ini belum diketahui dengan pasti apakah makam yang terdapat di Cirebon merupakan makam yang menyimpan jasad,