Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2017

SISA BANGUNAN KUNO PENGGIK BEKU LIMBANGAN

Gambar
SISA BANGUNAN SUCI PEMUJAAN ( candi ) Cerita rakyat ini mengatakan bahwa sisa bangunan kuno ini dulunya akan di buat masjid oleh sesepuh yg babat alas desa penggik yg mempunyai nama simbah WALI BROMO Desa yg subur akan hasil pertanian karena melimpahnya air yg sangat membantu dalam pertanian masyarakat penghik dan sekitatnya Pernah terjadi kekeringan di desa tersebut, sehingga masyarakat kesulitan untuk bercocok tanam Pada akhirnya mbah Wali Bromo mencari sumber air intuk mengaliri sawah dan ladang dengan cara membelah bati dengan tongkatnya, sehingga saat itu pula batu terbelah dan mengalirkan aliran air yg mencukupi kebutuhan masyarakat penggik dan sekitarnya Selain daerahnya yg mempunyai pemandangan pedesaan yg masih natural keasrianya Ramah tamah santun dalam kehidupan sehari hari Di desa ini juga menyimpan sedjarah peradaban yang meninggalkan beberap bukti reruntuhan situs bangunan suci pemujaan atau candi Beberapa situs telah mendapatkan perhatian dari warga

MAKAM MBAH GATTI DAN WATU LUMPANG KLEPU

Gambar
" SITUS WATU LUMPANG DI KOMPLEK MAKAM MBAH GATTI KLEPU " Tetap Semangat blusukan, Walau hanya seputara wilayah Ungaran, Bergas, Pringapus, Dan Belum bisa menjangkau ke wilayah berikutnya. Sama halnya tata letak bermunculnya peradaban kuna di beberap daerah, Mungkin dengan kabar kabar dari penyampaian cerita rakyat, Dari generasi ke generasi, Dari mulut ke mulut, Di situlah kita tau dan mulai mangkat ( Berankat ) menapak tilas jejak peradaban kuna tersebut. Untuk mempelajari dan mengenal peradaban Nuswantara, Walaupun Sebenarnya Cerita tersebut " Ikhfa' ( Samar samar kalau sebutan bahasa dalam bacaan Al qur'an ) Dan Abu Abu ( tidak Jelas dalam bahasa Warna ), Mungkin kita  Merencanakan sesuatu bukan hal yang mudah, Butuh kebersaan dalam mencari sumber cerita tersebut, walaupun demikian adanya, Akan tetapi, Kita mengagumi cerita rakyat yang berasal dari beberapa daerah, karena dengan adanya hal tersebut, Kemungkinan cara terbaik untuk melindungi dan melestar

SISA BANGUNAN CANDI KALI GELAGAH

Gambar
SISA BANGUNAN  KUNO CANDI . Menapak tilas jejak kejayaan di kec. Banyubiru, yang terkenal dengan sebutan tanah perdikan, tanah bebas pajak atau tanah sima. Disebutkan tanah sima karena memiliki beberapa faktor yg saya ketahui : 1. Faktor Pertama, Raja membebaskan sebidang tanah tersebut kepada rakyatnya, karena  Berjasa kepada rajanya, atas perlindungan rakyat kepada raja, karena raja tersebut pelarian dalam perang saat mengalami kekalahan. 2. Faktor ke dua, karena Adanya kehadiran bangunan candi, namun, bangunan candi tersebut harus ada pendukungnya, supaya bisa di sebutkan sebagai tanah sima atau tanah perdikan, yaitu berdirinya lingga semu atau lingga patok yg di gunakan untuk pembatas tanah sima tersebut untuk bangunan pemujaan berupa candi. Raja memberikan sebidang tanah kepada rakyat yg berjasa kepadanya. Sehingga tanah tersebut di bebaskan dari pajak. Maka di daerah kecamatan banyubiru, di sebut tanah perdikan, atau tanah bebas pajak, karena memenuhi kriteria di

YONI KALIREJO

Gambar
SITUS YONI KALIREJO UNGARAN TIMUR YONI . YONI KALIREJO UNGARAN TIMUR . Mempunyai pasangan yg berupa LINGGA  YONI adalah kata yang mempunyai arti bagian/tempat (kandungan) untuk melahirkan. Kata ini mempunyai banyak arti, di antaranya adalah sumber, asal, sarang, rumah, tempat duduk,tempat  penampungan air, merupakan simbol dari alat kelamin wanita. Pasangan lingga dan yoni dalam arti ini juga dikenal pada situs sejarah warisan Nusantara, yg muncul atau di buat saat peradaban pada zaman kerajaan kuno atau dalam pemerintahan kuno. Yoni merupakan sebuah objek cekung atau berlubang, yang melambangkan kemaluan wanita Yoni mempunyai bentuk bujur sangkar, dan mempunyai permukaan datar.  Di atas permukaan yoni mempunyai lubang berbentuk kotak bujur sangkar yg berfungsi sebagai sebagai pengunci lingga atau jenis arca. Yoni juga mempunyai pelipit tiap sudut tepinya Mempunyai cerat yg berfungsi sebagai keluarnya air susu yg di siramkan dari atas lingga . Yoni . SITUS YONI KALIREJ

SITUS KALI BEJI TUNTANG

Gambar
SISA BANGUNAN KUNO KALI BEJI . SITUS KALA DI SENDANG GENTONG . . SITUS KALA SENDANG GENTONG KALI BEJI . . SITUS KALA SENDANG GENTONG KALI BEJI . KALA atau DEVANAGARI adalah putera dewa siwa  Yang di simbolkan dalam mitologi hindu yg berartikan dewa Waktu. Kala berasal dari bahasa sansekerta yg berarti waktu Kala adalah sosok dewa yg tidak menyerupai dewa melainkan mempunyai wajah yg sangat mirip dengan sosok raksasa yg berwajah menyeramkan Kala merupakan simbol Bahwa siapapun tidak dapat melawan hukum karma. Apabila sudah di tentukan waktunya untuk meninggalkan dunia fana   maka pada saat itu pula Kala akan datang menjemputnya. Jika ada yang bersikeras ingin hidup lama dengan kemauan. maka ia akan dibinasakan oleh Kala . . SITUS KALA SENDANG GENTONG KALI BEJI . RELIEF KALA atau panel kala biasanya berada di atas pintu masuk ke tempat pemujaan yg berupa CANDI Setelah melewati pipi dan anak tangga Dalam kepercayaan umat hindu

SITUS YONI GONOHARJO

Gambar
                 YONI GONOHARJO BOJA NAPAK TILAS BANGUNAN PERADABAN KUNO . YONI NGLIMUT GONO HARJO . Yoni adalah landasan lingga yang melambangkan kelamin wanita (vagina). Pada permukaan yoni terdapat sebuah lubang berbentuk segi empat di bagian tengah – untuk meletakkan lingga – yang dihubungkan dengan kehadiran candi. Yoni merupakan bagian dari bangunan suci dan ditempatkan di bagian tengah ruangan suatu bangunan suci.  Yoni biasanya dipergunakan sebagai dasar arca atau lingga.  Yoni juga dapat ditempatkan pada ruangan induk candi seperti Candi atau tempat pemujaan. Berdasarkan konsep pemikiran Hindu, Yoni adalah indikator arah letak candi. Bentuk Yoni yang ditemukan di Indonesia pada umumnya berdenah bujur sangkar, sekeliling badan Yoni terdapat pelipit-pelipit, seringkali di bagian tengah badan Yoni terdapat bidang panil. Pada salah satu sisi yoni terdapat tonjolan dan laubang yang membentuk cerat. Pada penampang atas Yoni terdapat lubang berbentuk bujur