JEJAK KEKUNOAN SALATIGA



" Sisa Sisa Bangunan Candi Tegal Wetan "


" Sisa Bangunan Candi "

Menyusuri jejak jejak peradaban leluhur nusantara, perhatianku tertuju pada sebuah sendang Kuna yang berada di kota salatiga ( trigram yama / Kuna ).

Nama Salatiga tercetus pada sebuah prasasti yang terdapat di 

kec. Sidorejo

Kodya Salatiga

Baca Juga Hal yang berkaitan

https://jelajahkarungrungan.blogspot.com/2018/03/prasasti-plumpungan_40.html?m=1

Baca juga hal yang berkaitan

https://jelajahkarungrungan.blogspot.com/2018/03/arca-ganesha.html?m=1

Baca juga hal yang berkaitan

https://jelajahkarungrungan.blogspot.com/2018/03/sendang-kuno-senjoyo.html?m=1

Baca juga hal yang berkaitan

https://jelajahkarungrungan.blogspot.com/2018/03/patirtaan-kuno-widodaren.html?m=1

Dari beberapa tempat yg kami kunjungi, ada satu tempat yang menunjukan sebuah komplek bangunan makam kuna, Yang berada tidak jauh dari sendang kuna senjoyo. Kira kira berjarak sekitar 550 Meteran. Jika di tempuh dengan berjalan kaki, Sekitar 30 menit dari senjoyo. Karena perjalanan tersebut, Di tempuh dengan cara menyusuri aliran sungai dari senjoyo.


" Sisa Bangunan Candi "


Berhubung komplek pemakaman tersebut jauh dari keramaian warga, maka daei itu, minimnya sumber informasi yang kita dapat. Sehingga, Untuk saat ini Kita belum bisa mengetahui benarkah itu makam, Atau hanya replika makam saja, Atau memang benar benar makam, yang khusus di buat atau di bangun menggunakan batuan Candi.



" Sisa Bangunan Candi "


 Mengingat kasus serupa di Kab. Semarang dan sekitarnya, Banyak hal aneh yg masih memerlukan logika normal, harus menggunakan tanda tanya besar tentang istilah makam kuna dan keramat. Kebanyakan yang sering terjadi dan banyak di lakukan oleh orang orang tertentu ( lelaku ritual ), untuk di manfaatkan kesempatan tersebut untuk pribadi maupun golongan, dengan alasan lebih mengenal jati diri leluhur kita, Walau sebenarnya bukan makam asli, namun hanya di buat replika yang benar benar menyerupai makam pada umumnya. Yang Bertujuan untuk perlindungan dari pada situs cagar budaya itu sendiri. Karena, beberapa hal yang di takutkan akan terjadi. Yaitu, putus dan hilang alur cerita dari leluhurnya atau tidak ingin melihat artefaks tersebut akan rusak pada akhirnya. Oleh sebab itu, Warga terdahulu melakukan tindakan itu, Untuk menjaga, Merawat dan kelestarian artefaks cagar budaya tersebut. Sebenarnya seperti itulah, Penyataan yg mungkin di ungkapkan.

Kodya salatiga, merupakan kota kecil yang berada di sisi selatan Kab. Semarang dan di sisi utara Kab. Boyolali.
Kota Salatiga, Juga merupakan berkumpulnya berbagai macam etnis dari berbagai suku bangsa, dan berbagai macam keyakinan berada di sini. Bahkan banyak pendatang dari luar jawa, yang mengenyam pendidikan di perguruan tinggi ternama di kota ini, ikut menyemarakan keramaian kota kecil yang banyak meninggalkan kenangan di setiap masa ke masa.



Kota salatiga, Kota kecil yang memiliki berbagai macam talenta, yg keluar dari imajinasi yg di rajut secara kebersamaan.




Kota salatiga, Memiliki segudang prestasi yg mampu membandingi kota kota besar di seluruh Indonesia.




Kota salatiga, Juga mampu melahirkan segudang nama nama pahlawan perjuangan pada masa perang refolusi atau perang penjajahan belanda dan jepang. Yang mampu mencetak nama pahlawan nasional yg banyak memiliki pengorbanan untuk bangsa dan negara.


Yang terkenang Laksamana Yos. Sudarso Dan Pilot. Adi Sutjipto


Maka Jangan heran, kalau di kota kecil itu banyak memiliki bangunan bangunan kolonial dan bangunan bangunan Pecinan.




Kota Salatiga, Merupakan kota kecil, Yang banyak menyimpan segudang Sedjarah Peradaban Kuna. Di antaranya, Banyak tersimpan dan banyak pula yg belum terungkap, Tentang di mana keberadaan Sisa sisa jejak dari kerajaan kuna di Nuswantara / Nusantara.




Hanya mampu, Menunjukan dan berbagi pengetahuan saja. Buka memiliki rasa ongin menggurui atau ingin meninggikan imajinasi. Belum banyak yang saya ketahui tentang Situs Cagar Budaya di kota salatiga dan sekitarnya. Namun, yang saya ketahui beberapa dari daftar yang sudah saya tulis di blog ini, dan yang saya cantumkan linknya di atas sana.




Mengenal sisi lain bangunan Candi.




Bangunan Candi merupakan, Tempat pemujaan yang di buat menurut keyakinan pada masa itu. Candi atau Candika, Merupakan Bangunan pemujaan yang di persembahkan sesosok dewi ( Sakti ) Istri Dewa Siwa Yaitu Dewi Durga Mahisasuramardini, atau juga di sebut Dewi perang yang penuh dengan amarah.




Bayak juga pendapat lain mengatakan, Bahwa bangunan Candi merupakan Replika dari sebuah Gunung, Yang berada di negara india, di mana dalam mitologi hindu kuna, Gunung tersebut merupakan tempat di mana berkumpulnya para Dewa dewa yang berada tepay di puncaknya.




Maka dari pada itu, Gunung mahameru terdiri dari tiga bagian, Sama halnya dengn bangunan candi, Yang terbagi menjadi tiga bagian.




Bagian bagian bangunan candi, Meliputi di antaranya :

1. Bhurloka sebutan untuk bagian dari pada kaki Candi yang di maksudkan dengan arti ( Dunia manusia yang penuh dengan salah khilaf dan lupa, Penuh amarah, Ambisi dengan kekuasaan ).

2. Bhuvarloka sebutan untuk bagian Badan Candi, yang di maksudkan dengan arti ( Dunia yang di sucikan )



3. Svarloka sebutan untuk bagian atap sampai ke titik sumbu bagian puncak teratas, yang di maksudkan dengan arti ( Dunia Para Dewa )

" Sisa Bangunan Candi "

Sebutan Candi, tidak terpacu pada bangunan untuk tempat peribadatan saja. Di jawa tengah khususnya, Bangunan candi di sebutkan secara menyeluruh, di antaranya, termasuk bangunan patirtaan kuna atau sendang Kuna.

" Sisa Bangunan Candi "

Kenapa demikian ... ???

Banyak orang yang menyebutkan, Dengan sebutan bangunan Candi, Di karenakan ... !!! Dari bahan material yang di buat dengan bentuk berpola, Juga memiliki kesamaan dalam pahatannya. Contoh pada bagian relief yang memiliki identitas atau langgam. Yang ada pada setiap bangunan candi maupun patirtaan kuno. Seringnya terdapat relief sulur sulur yag keluar dari jambangan dan relief bunga ceplok berbingkai. Jadi, Setiap orang awam ( Mungkin ) menemukan sisa reruntuhan di antaranya, Beranggapan bahwa, Semuanya itu sama. Sama sama bangunan candi. Karena yg di jumpai Hanya di lihat dari bentuk fisik dan reliefnya saja.

" Sisa Bangunan Candi "

Sama halnya terlihat pada gambar yg tertera pada blog ini. Jika saya pribadi mengatakan, Ini adalah jajaran atau sekumpulan material yang terdapat pada bangunan patirtaan kuna, Atau sendang Kuna. Jika memang ini di sebutkan sebagai komponen Bangunan Candi, saya kurang sependapat. Karena, Di antara jajaran material tersebut, tidak satu pun di ketemukan atau sama sekali tidak menjumpai komponen pendukung yang menunjukan bahwa Material tersebut adalah sisa reruntuhan bangunan Candi.

" Sisa Bangunan Candi "

Komponen yang di jadikan replika makam ini memiliki kesamaan. Kemungkinan, Komponen ini saling berkaitan atau saling menyambung. Jika di pahami secara teliti, komponen komponen tersebut sebagian besar memiliki model dan bentuk yang sama, Sama sama memiliki pelipit pada sisi tepi bagian atas.


" Sisa Situs Bangunan Candi Tegal Wetan "

Apakah ada indikasi bahwa batuan panel bangunan ini, Merupakan pindahan dari suatu tempat. Dalam arti lain, Apakah batu candi ini bukan asli dari tempat yang sekarang atau bukan insitunya.

Jika saya pribadi berpendapat, Sisa sisa dari reruntuhan bangunan ini merupakan pindahan dari suatu tempat, San secara kwswluruhan panel bangunam ini, tidak asli dari sini ( Tegal Wetan ). Bisa saja, Batuan panel ini pindahan dari Sendang Kuna senjoyo. Karena, di lokasi sendang kuna senjoyo, Banyak bagian komponen yang hilang, Terkecuali yang di cor secara permanen. Coba di lihat dari bentuk bentuk panel tersebut, Samakan sengan situs patirtaan senjoyo. Di bagian anak tangga yang masuk ke kolam tersebut. Pasti di antaranya ada yang memiliki kesamaan.

" Sisa Bangunan Candi "

Jika memang komponen batuan ini asli dari tegal wetan, Yg menjadi pertanyaan saya adalah .. !!! Di manakah dapat berjumpa dengan panel panel pendukungnya. Mungkin yang umum tertinggal kebanyakan, Panel kemuncak, Batu pengisi, Mungkin juga panel dor pall, Atau panel penghias lainnya, atau juga batu kulit luar yang memiliki relief ( Mungkin ).

" Sisa Bangunan Candi "

Panel panel berikut ini, Merupakan panel bangian bawah yang terdapat pada kaki kaki bangunan. Entah itu patirtaannya atau entah pula bangunan Candi yang berada di senjoyo.

Bagian kaki candi yang memiliki pelipit Genta ( Lonceng )

" Sisa Bangunan Candi "

Komponen batuan candi bagian sudut. Bukan situs tapi artefaks. Karena secara keseluruhan adalah pindahan. Jika memang asli berasal dari tegal wetan, Bisa di katakan situs tegal wetan. Tapi yang ini merupakan Artefaks tegal wetan.

Setiap pendapat itu saling berbeda beda, Yang terpenting kita belajar mengenal sedjarah leluhur nusantara secara berjamaah. 

" Sisa Bangunan Candi "


" Sisa Bangunan Candi "

-Hobi_Dolan_Alas_

















Komentar

Postingan populer dari blog ini

WATU LUMPANG DAN UNFINIS YONI KENDALI SODO

SITUS CANDI DI MAKAM WALIULLOH KHASAN MUNADI

MAKAM WALIULLOH SYECH SUDJONO DAN KE DUA SAHABATNYA